Ads Top

Berdamai Dengan "Esmosi"

ilustrasi : gracefull-living.com
Saya belajar selama saya hidup. Batu nisan akan menjadi ijazah saya
I am learning all the time. The tombstone will be my diploma
~Pepatah Earha Kitt

Begitulah kata yang tepat. Untuk belajar adalah sepanjang waktu. Dalam belajar dan perjalannya pasti akan ada kendala. Terutama yang berkecamuk di dalam diri kita. Itulah "batu sandungan" internal. Salah satunya adalah esmosi.

Kenapa esmosi? Itulah kata lain dari emosi. Dimana esmosi merupakan stadium akhir emosi. Saya menganggapnya mempunyai konotasi negatif. Emosi maupun passion sebenarnya memiliki makna yang "hebat", tergantung dari kita, dan itu adalah salah satu yang perlu kita miliki.

Mengapa seperti itu? karena dengan passion kita akan mampu mengembangkan kemampuan. Passion kita ada yang condong ke dunia seni (musik, menulis sastra, melukis dll), memasak, dunia usaha, passion untuk ingin selalu beribadah (membantu, bersedekah) dan lain sebagainya. 

Belajarlah dari pengalaman. Experience is the best teacher. Sebagaimana begitu "terkenal" yang ada di buku tulis.

Maksimalkan kemampuanmu. Ubahlah Keinginanmu. (Lirik lagu Romi and the jahat)
Kenali kebutuhanmu. Jauhi keinginanmu. Dan aku yakin kau tak akan menyesal (Lirik lagu Romi and the jahat)

Esmosi yang berkecamuk di dalam diri harus kita kendalikan. Apalagi yang namanya amarah. Solusi dari saya, ambil air wudhu, sholat sunnat, dan berdoalah. Esmosi adalah salah satu penyakit hati. Bisa membuat orang lain terluka, begitupun diri kita.

Apapun yang terjadi, bila memungkinkan, berfikir dulu baru bertindak. Bila terlanjur, optimislah bahwa jalan keluar dari permasalah akan selalu ada. Karena esmosi kadang akan membawa kita untuk menyimpangkan kita dari track.

Untuk itu, makanya kita harus berdamai dengan esmosi. Solusi dari tadi saya tadi adalah jalan saya. Bagaimana solusi yang lainnya? Kita semua punya jalannya masing-masing.
---
Romi & The Jahats
Jauh Sebelum Kau Dilahirkan Lirik


Bapakmu dulu berfikir untuk mati muda
Jauh sebelum kau dilahirkan

Kini kita berhadapan
Ini keajaiban

Kadang tak sabar menunggu
Saat saling mempelajari

Kelak kau kan dewasa
Dan penuh tantangan
Jawablah dengan kebijaksanaan

Bertindak beranilah di setiap kesempatan
Tetapi tak perlu kau berlaku bodoh

*
Kenali kebutuhanmu
Jauhi keinginanmu
Anakmu jalanmu tak akan tersesat

Ada yang suka membual
Ada yang banyak mencuri

Ada yang suka menebar fitnah
Adalah orang yang bermuka dua

Ada yang berlagak kesatria
Tetapi picik dan munafi

Ada yang berlagak paling suci
Tetapi ingin tubuhmu saja

Back to *
Kenali kebutuhanmu
Jauhi keinginanmu
Anakmu jalanmu tak akan tersesat

---
Arigato

No comments:

Powered by Blogger.